Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti kafe, mini-market, atau bengkel, sangat sensitif terhadap biaya operasional, terutama listrik. Sistem **PLTS Hybrid** (gabungan On-Grid dan Off-Grid) menjadi solusi ideal karena dapat menghemat tagihan sekaligus menyediakan cadangan listrik saat PLN padam.

Studi kasus ini berfokus pada sistem **PLTS Hybrid 1500 Wp** yang dirancang untuk UMKM, yang beroperasi intensif di siang hari dan membutuhkan *backup* untuk peralatan kritikal.

Ilustrasi kafe kecil atau UMKM yang menggunakan panel surya

1. Detail Kebutuhan Energi UMKM (Contoh Kafe)

UMKM studi kasus (sebuah kafe kecil) memiliki profil penggunaan yang tinggi pada jam operasional (pukul 09:00 - 21:00) dan sangat memerlukan keandalan listrik untuk mesin kasir dan pendingin makanan.

  • Daya Listrik Terpasang: 3500 VA (Tarif Bisnis/Industri Kecil)
  • Perangkat Kritikal (Butuh Backup): Kulkas/Freezer, Mesin Kasir, Lampu LED Esensial.
  • Perangkat Non-Kritikal: Mesin Kopi, AC 1 PK (2 unit), Komputer, Exhaust Fan.
  • Konsumsi Rata-rata Bulanan: 400 - 450 kWh.
  • Biaya Listrik Rata-rata: Rp 750.000 - Rp 900.000 per bulan.

PLTS Hybrid dipilih karena kafe tersebut membutuhkan **penghematan maksimal** (seperti On-Grid) dan **keamanan/keandalan operasional** (seperti Off-Grid) agar kulkas tetap menyala saat listrik padam.

2. Rincian Sistem PLTS Hybrid 1500 Wp

Sistem ini dirancang menggunakan Inverter Hybrid yang cerdas, mampu memprioritaskan penggunaan daya dari panel surya, mengisi baterai, dan mengimpor/mengekspor ke PLN.

Komponen Spesifikasi Perkiraan Biaya (Rp)
**Panel Surya** 4 x 400 Wp Monocrystalline (Total 1600 Wp) 12.800.000
**Inverter Hybrid** 3 KVA / 3000 Watt (MPPT, Fungsi On-Grid & Off-Grid) 18.000.000
**Baterai Lithium** 1 x 48V / 50 Ah (Total Kapasitas 2.4 kWh) 15.000.000
**Rangka & Mounting PV** Rangka Atap Standar (Incl. Jasa Instalasi) 5.500.000
**Kabel, Proteksi, Metering** Aksesori, MCB, Pengurusan Izin PLN 3.700.000
**TOTAL INVESTASI (ESTIMASI)** **55.000.000**

3. Analisis Produksi Energi & Balik Modal (ROI)

Dengan total kapasitas panel 1600 Wp dan rata-rata Sun Peak Hours (SPH) 4.5 jam (diasumsikan lebih tinggi di area UMKM tersebut):

Detail Nilai
**Kapasitas Panel (Wp)** 1600 Wp
**Estimasi SPH/hari** 4.5 jam
**Produksi Energi Harian (rata-rata)** 7.2 kWh
**Produksi Energi Bulanan (rata-rata)** **216 kWh**
**Konsumsi Listrik Awal Bulanan** 450 kWh
**Energi Disuplai PLTS** 216 kWh

Proyeksi Penghematan Biaya dan ROI

Jika diasumsikan tarif listrik (B2/3500 VA) sekitar Rp 1.500/kWh (Tarif Industri Kecil/Bisnis):

  • **Penghematan Biaya Bulanan (Estimasi):** 216 kWh x Rp 1.500/kWh = **± Rp 324.000**
  • **Persentase Penghematan Konsumsi:** (216 kWh / 450 kWh) = **48%** dari total konsumsi.

Dalam konteks UMKM, investasi ini memiliki dua nilai:

  1. **Penghematan Tunai Tahunan:** Rp 324.000 x 12 bulan = **Rp 3.888.000** per tahun.
  2. **Biaya Pencegahan Kerugian:** Mencegah kerugian barang (makanan/minuman) akibat pemadaman listrik yang dijaga oleh baterai (fungsi *backup*).

Dengan total investasi Rp 55.000.000 dan penghematan langsung sekitar Rp 3.888.000 per tahun, **Estimasi Waktu Balik Modal (ROI)** adalah: Rp 55.000.000 / Rp 3.888.000 per tahun = **± 14.1 tahun**.

Meskipun ROI sistem Hybrid lebih panjang karena harga baterai yang mahal, manfaat keandalan (*uptime*) dan pencegahan kerugian saat pemadaman seringkali jauh lebih berharga bagi operasional UMKM.

Sistem Hybrid 1500 Wp adalah investasi jangka panjang untuk efisiensi dan keandalan bisnis Anda. Ingin melihat skema desain dan RAB yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional UMKM Anda (misalnya: pendingin gudang, mesin produksi)? Hubungi kami untuk Konsultasi Sistem PLTS Bisnis Kecil.
Pelajari lebih lanjut tentang sistem Hybrid dan komponen-komponennya: